Select Page
Printhead XAAR dan Epson Pada Printer Indoor

Printhead XAAR dan Epson Pada Printer Indoor

Plante CMYK –¬†Printer indoor yang ada di pasaran pada saat ini, mayoritas menggunakan printhead Epson, baik itu Epson DX5 ataupun DX7. Dan ada juga (walaupun sedikit) yang menggunakan printhead Toshiba atau Panasonic, tetapi yang paling populer masih dengan printhead Epson.

Sekarang ini sudah muncul lagi printhead baru untuk printer indoor, yaitu printhead XAAR. Sebelumnya untuk printhead XAAR lebih dikenal digunakan pada printer outdoor, sebelum kemudian tersedia tipe barunya yang untuk digunakan pada printer ecosolvent.

Printhead XAAR

Penggunaan jenis printhead ini pada mesin digital printing indoor memang tidak sepopuler printhead Epson, karena masih banyak yang belum mengetahui. Lalu belum banyak juga merk dari printer yang menggunakannya, baru sedikit saja brand yang menggunakan printhead ini.

Padahal dari segi kemampuan dan kualitasnya sendiri, justru lebih baik dari printhead Epson, kecepatan cetak dari printhead XAAR ini juga lebih baik. Dari segi hasil print lebih halus, karena printhead ini 2,5 PL, sehingga memang lebih unggul.

Baca juga: Mesin Digital Printing Indoor Ecosolvent

Dari segi daya tahan juga lebih baik, dan memiliki masa pakai yang lebih lama, mampu bekerja lebih maksimal. Ukuran fisiknya sendiri lebih panjang dibandingkan dengan printhead Epson, itu juga salah satu faktor kecil yang membuat kecepatan cetaknya lebih baik.

Printer Xuli dengan Printhead XAAR

Xuli merupakan salah satu brand asal China yang sudah ruting menggunakan printhead XAAR, dan di negara asalnya sendiri cukup populer penggunaan printer Xuli dengan printhead XAAR. Sedangkan di Indonesia juga sudah mulai banyak yang memilih, terutamam pada usaha digital printing yang membutuhkan hasil maksimal.

Mesin digital printing Xuli yang menggunakan printhead XAAR ada dengan tipe X6-1880XE, untuk cetak pada bahan sticker di dapat hasil yang baik. Tidak hanya pada bahan sticker saja, tetapi juga pada bahan lainnya seperti albatros, luster, canvas, dll.

Untuk tintanya sendiri tetap menggunakan tinta eco solvent, tetapi yang khusus untuk digunakan pada printhead XAAR saja. Tintanya juga mudah dicari, karena setiap supplier mesin printing yang tersedia printhead XAAR, pasti menyediakan tintanya juga.

Harga mesin digital printing yang menggunakan printhead XAAR memang sedikit lebih mahal, jika dibandingkan dengan yang menggunakan printhead Epson. Tetapi jika dilihat dari kemampuannya, sebanding dengan harganya, karena memang lebih unggul.

Penutup

Memang tingkat kepopuleran penggunaan dari printhead XAAR ini masih tidak terlalu banyak dikenal, dan sampai saat ini mayoritas masih di dominasi oleh penggunaan printhead Epson. Namun jumlah pengguna printer dengan printhead XAAR terus meningkat.

Dari segi kemampuan kedua jenis printhead ini bagus, hanya memang ada kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Tetapi jika membutuhkan printer indoor dengan kecepatan yang lebih baik, serta hasil cetak yang halus, maka penggunaan printhead XAAR dapat dipertimbangkan.

Sumber: https://mesinprinting.com/printer-indoor-printhead-epson-dan-xaar/

Mesin Digital Printing Indoor Ecosolvent

Mesin Digital Printing Indoor Ecosolvent

Planet CMYK – Mesin digital printing indoor yang menggunakan tinta ecosolvent ini termasuk yang paling banyak digunakan selain dari printer outdoor. Banyak merk tersedia di pasaran untuk jenis printer ini, yang di dominasi oleh produk asal Jepang dan China.

Banyak digunakan sebagai mesin printing sticker pada bahan vinyl atau decal, karena hasil cetaknya yang memang bagus. Terutama pada yang menjalankan usaha branding atau stripping pada kendaraan, dan pada jasa digital printing.

Penggunaan dari printernya sendiri juga tidak terlalu sulit, yang sulit justru adalah setting gambarnya jika belum terbiasa. Biasanya pada saat melakukan pembelian dan instalasi mesin, akan di training oleh teknisi dari brand yang bersangkutan.

Mesin Digital Printing Indoor Ecosolvent

Rata-rata lebar area print dari mesin digital printing indoor ini mencapai 1,6 meter, dan untuk panjang bisa print 1 roll bahan langsung. Untuk printhead yang digunakan ada banyak macamnya, dan kemampuannya juga berbeda setiap merknya.

Printhead yang ada pada printer ini diantaranya:

  • Epson DX5
  • Epson DX7
  • XAAR
  • Toshiba
  • Panasonic
  • DLL

Printhead merupakan salah satu komponen penting, yang memiliki pengaruh terhadap hasil cetak dan kecepatannya. Namun rawan rusak jika tidak diperhatikan dan tidak dirawat, jika rusak tidak sedikit uang yang keluar untuk membeli printhead baru.

Printhead XAAR Mesin Digital Printing Indoor

Printhead XAAR

Kecepatan cetak dari printer ecosolvent ini beragam, mulai dari 9 m2/jam sampai 20 m2/jam. Tergantung dari jenis printhead yang digunakan, serta pass pada saat melakukan proses print. Memang tidak secepat printer outdoor solvent, tetapi unggul dari segi hasil cetak.

Baca juga: Mesin Cetak Banner Digital Printing

Harga Mesin Digital Printing Indoor Ecosolvent

Harga mesin digital printing indoor bervariasi, tergantung dari merk serta jenis printhead yang digunakan pada printer tersebut. Dan untuk brand asal China memiliki harga jual yang jauh lebih murah dibandingkan dengan brand asal Jepang.

Merk China seperti Xuli untuk printer indoor dengan printhead Epson DX5 berada di kisaran 105 jutaan. Kalau untuk yang menggunakan printhead XAAR berada di harga 125 jutaan. Brand asal Jepang dengan printhead Epson DX5 harganya sendiri sekitar 160 jutaan.

Mesin digital printing asal Jepang yang banyak digunakan di Indonesia ada 3, yaitu:

  • Mutoh
  • Mimaki
  • Roland

Kalau untuk brand asal China sendiri jauh lebih banyak lagi, dengan pilihan penggunaan printhead yang lebih bervariasi. Beberapa diantaranya yaitu:

  • Ecojet
  • Phaeton
  • Xuli
  • Xenon
  • Xenons
  • DLL

Perbedaan hasil cetak antara brand asal Jepang dan China ini secara kasat mata memang terlihat tidak berbeda terlalu jauh. Namun untuk kecepatan cetaknya, brand asal Jepang masih lebih unggul jika dibandingkan dengan produk asal China.

Garansi printer ecosolvent ini biasanya adalah selama satu tahun yang meliputi servis dan spare parts, namun ada yang tidak digaransi. Yang tidak termasuk dalam garansi adalah bagian yang dialiri oleh tinta, seperti contohnya adalah printhead.

Apabila ada pertanyaan lebih jelas dan membutuhkan informasi mengenai mesin digital printing indoor ecosolvent ini. Silahkan mengisi kolom komentar dibawah ini.

Mesin Digital Printing Outdoor Tinta Solvent

Mesin Digital Printing Outdoor Tinta Solvent

Planet CMYK – Mesin digital printing outdoor adalah salah satu dari jenis printer wide format, dan memiliki ukuran area print yang besar. Standarnya adalah dengan lebar area print 3,2 meter, meskipun dahulu ada yang mencapai 5 meter.

Ini juga merupakan jenis printer yang termasuk paling banyak digunakan pada bidang usaha jasa digital printing. Mayoritas menggunakan sebagai mesin cetak banner pada bahan flexi, meskipun juga bisa print pada bahan lainnya.

Ada beberapa kelebihan dari penggunaan printer solvent ini jika dibandingkan dengan menggunakan jenis printer eco solvent. Salah satunya adalah dari segi sisi cost produksi, serta dari ukuran lebar area cetaknya tersebut.

Mesin Digital Printing Outdoor

Ada banyak brand tersedia untuk jenis mesin digital printing outdoor, dan mayoritas merupakan brand asal China. Sedangkan printhead yang digunakan ada bermacam-macam, dan memiliki perbedaan tersendiri.

Printhead yang ada pada printer solvent diantaranya:

  • Konica 512
  • Konica 512i
  • Konica 1024
  • Polaris
  • Seiko
  • XAAR
  • Ricoh
  • DLL

Pada sekarang ini yang paling banyak dipergunakan adalah yang menggunakan printhead Konica 512i. Karena kecepatan cetaknya yang lebih bagus, serta hasil print yang lebih baik. Meskipun memang tidak sebagus printer yang menggunakan printhead Konica 1024 yang jauh lebih mahal.

Baca juga: Mesin Cetak Banner Digital Printing

Tinta menggunakan jenis tinta solvent, yang harus di sesuaikna dengan printheadnya. Karena tintanya sendiri tidak bisa asal pakai, contoh: tinta solvent 30 pl digunakan untuk printhead Konica 512i.

Karena jika asal atau salah menggunakan tinta, bisa mengakibatkan printhead mampet, dan jika sudah begitu kerugiannya akan besar sekali. Karena printhead merupakan salah satu komponen yang harganya tinggi, bisa lebih dari 30 jutaan.

Printer ini selain dipergunakan untuk cetak banner, bisa juga dipergunakan untuk print pada bahan sticker. Namun hasilnya memang tidak sebagus jika menggunakan mesin digital printing indoor. Karena spesifikasinya sendiri juga berbeda, juga printheadnya.

Harga Mesin Digital Printing Outdoor

Harga mesin digital printing outdoor bervariasi, tergantung dari merk dan printhead yang digunakan. Untuk printer dengan printhead Konica 512i berada di kisaran 265 jutaan, sedangkan yang menggunakan konica 1024 lebih dari 400 jutaan.

Harga tinta solvent juga bervariasi, tergantung dari printheadnya. Contoh untuk tinta solvent Konica 30 pl untuk printhead 512i, berada di kisaran 660 ribu/galon. Untuk satu galon tinta solvent berisi 5 liter, dan itu untuk satu jenis warna.

Garansi printernya selama satu tahun yang meliputi service dan spare parts, namun ada yang tidak termasuk dalam garansi. Yang tidak termasuk garansi adalah bagian yang dialiri oleh tinta, seperti contohnya adalah printhead.

Perhatikan juga mengenai arus listrik, karena bila tidak stabil dapat menyebabkan kendala pada mesinnya. Disarankan untuk menggunakan stabilizer, dan akan lebih baik lagi jika menggunakan UPS. Arus listrik yang tidak stabil dapat menyebabkan kerusakan pada komponen elektroniknya.

Demikian informasi mengenai mesin digital printing outdoor ini, semoga dapat membantu dan menambah pengetahuan.

Mesin Cetak Banner Digital Printing

Mesin Cetak Banner Digital Printing

Planet CMYK – Mesin cetak banner digital printing sudah umum menggunakan jenis printer outdoor, yaitu yang menggunakan tinta solvent. Jenis printer ini memiliki ukuran lebar area cetak yang besar, standarnya adalah 3,2 meter.

Memang hampir semua jenis wide format printer ini bisa untuk print pada bahan flexi, yang biasanya untuk print banner. Namun yang lebih sesuai dan tepat adalah dengan menggunakan mesin digital printing outdoor ini. Untuk penjelasannya adalah sebagai berikut:

Mesin Cetak Banner Dengan Printer Outdoor

Lebar area bahan flexi adalah 3,2 meter, bisa di potong menjadi ukuran yang diinginkan, tetapi menjadi dua kali kerja. Dan tidak semua penjual bahan flexi ini bisa memotong 1 roll bahan tersebut menjadi beberapa bagian. Hanya beberapa penjual besar saja yang dapat melakukan pemotongan bahan tersebut.

Dan panjang dari bahan tersebut saja mencapai 70 meter, tentu satu roll nya akan memiliki beban yang cukup berat. Itu sebabnya printer outdoor ini lebih sesuai sebagai mesin cetak banner, karena fisiknya lebih kokoh dan mampu menahan beban bahan flexi.

Pada jasa digital printing sendiri antara printer indoor dan outdoor sama banyak penggunanya, bahkan ada yang memiliki keduanya. Karena memiliki fungsinya tersendiri, sehingga bisa menerima orderan cetak berbagai macam bahan.

Alasan lainnya adalah karena lebar area cetaknya yang besar, lebar bahan flexi sudah sesuai dengan mesin printingnya tersebut. Jadi tidak perlu memotong bahan tersebut menjadi dua bagian, berbeda jika menggunakan printer indoor.

Bandingkan dengan mesin digital printing indoor yang lebar area cetaknya 1,6 meter, tentu harus memotong bahannya terlebih dahulu. Menjadi dua kali pekerjaan, sedangkan jarang ada yang menjual bahan tersebut dengan ukuran 1,6 meter.

Kemudian adalah dari sisi cost produksi, lebih murah jika menggunakan mesin digital printing outdoor, karena bisa dilihat dari harga jual tintanya. Satu galon tinta solvent 30 pl harganya sekitar 660 ribu, dan itu berisi 5 liter tinta.

Kalau menggunakan printer indoor dengan tinta ecosolvent, harga tintanya sendiri mencapai 350 ribu untuk satu liternya. Tentu selisih harga yang cukup jauh jika dibandingkan dengan harga tinta solvent.

Lainnya adalah dari kecepatan cetak mesin digital printing outdoor, dengan yang menggunakan printhead Konica 512i bisa mencapai 125 m2/jam. Sedangkan yang menggunakan printhead Konica 1024 bisa mencapai 280 m2/jam.

Artikel lainnya: Ukuran X Banner

Harga Mesin Cetak Banner Digital Printing

Harga mesin cetak banner dengan printer outdoor bervariasi, tergantung dari merk dan jenis printhead yang digunakan. Sebagai contoh, merk Xuli dengan printhead Konica 512i berada di angka 260 jutaan.

Jika menggunakan mesin digital printing indoor lebih murah untuk harga printernya, brand asal China sekitar 105 jutaan. Namun kalah dari segi cost produksi, kecepatan cetak, dan ukuran dibandingkan dengan printer outdoor.

Garansi dari mesin digital printing umumnya selama satu tahun yang meliputi service dan spare parts, namun ada yang tidak termasuk garansi. Yang tidak termasuk dalam garansi adalah bagian yang dialiri oleh tinta, seperti contohnya adalah printhead.

Demikian artikel mengenai mesin cetak banner digital printing, semoga dapat membantu dan menambah wawasan. Jika ada pertanyaan, bisa mengisi kolom komentar dibawah ini.

Digital Printing vs Cetak Offset

Digital Printing vs Cetak Offset

Planet CMYK – Banyak yang ingin mengetahui perbedaan antara digital printing dengan cetak offset, lalu untuk kelebihan serta kekurangan dari masing-masingnya.

Pada dasarnya antara digital printing vs cetak offset perbedaan ada pada proses kerjanya, untuk digital print lebih instant dan cepat, karena langsung cetak pada bahan.

Sedangkan untuk offset memerlukan proses yang lebih lama, karena cetakan harus dibentuk terlebih dahulu menggunakan plate offset

Lalu kemudian setelah itu dilanjutkan dengan memindahkan gambar ke blanket, baru kemudian diteruskan pada bahan yang akan di cetak, dalam hal ini adalah kertas.

Digital Printing vs Cetak Offset

Kedua jenis proses cetak antara digital printing dan offset sebenarnya sama-sama bagusnya, hanya memang media bahan yang dapat di cetak lebih berbeda variasinya.

Hal yan agak penting adalah mengenai harga, namun itu dilihat dari jumlah yang ingin di cetak, karena dari jumlah cetakannya tersebut baru dapat ditentukan harga dan mana yang sebaiknya digunakan.

Sebagai contoh, jika hanya ingin mencetak dengan jumlah antara 1 – 50 lembar, maka akan lebih tepat menggunakan digital printing dibandingkan dengan cetak offset.

Karena untuk cetak offset sendiri ada minimal jumlah dan harganya, kecuali jika ingin mencetak dengan jumlah 1000 atau lebih, maka pilihan yang tepat tentu dengan menggunakan cetak offset.

Secara garis besar adalah, jika ingin mencetak dengan jumlah sedikit, maka akan lebih ekonomis dan efisien jika menggunakan digital printing.

Namun jika ingin mencetak dengan jumlah yang banyak, maka lebih murah jika menggunakan cetak offset, namun tentu dilihat juga yang ingin di cetak, misalkan saja brosur atau majalah.

Jadi mana yang lebih baik antara digital printing vs cetak offset?

Tentu kembali lagi dilihat kebutuhannya serta quantity dari cetakan, lalu dilihat juga apa yang ingin dibuat, karena ada yang dapat dikerjakan dengan mesin offset tetapi tidak pada mesin digital printing, begitu juga sebaliknya.

Lalu dilihat juga mengenai waktu, apakah mendesak atau dapat menunggu, karena kecepatan proses cetak dari keduanya juga berbeda.

Demikian artikel mengenai digital printing vs cetak offset, semoga membantu, jika ada pertanyaan bisa mengisi kolom komentar dibawah.

Pin It on Pinterest